Dunia-dunia Unik di Honkai: Star Rail dan Filosofi di Baliknya – Halo, Sobat Tangorecordings Trailblazer.
Saat menjelajahi Honkai: Star Rail, mudah sekali melihat setiap planet atau dunia hanya sebagai “setting level” dengan musuh dan quest berbeda. Namun jika diperhatikan lebih dalam, setiap dunia di Star Rail bukan sekadar lokasi, melainkan eksperimen filosofis—sebuah pertanyaan tentang peradaban, kekuasaan, kebebasan, dan makna hidup yang dijawab dengan cara ekstrem.
Artikel ini akan membahas dunia-dunia utama di Honkai: Star Rail dan filosofi yang mereka representasikan, sekaligus mengapa dunia-dunia ini terasa begitu berbeda satu sama lain.
Dunia sebagai Cermin Ideologi
Satu asumsi keliru yang sering muncul adalah:
“Dunia di Star Rail hanya variasi tema sci-fi.”
Padahal, hampir setiap dunia:
- Dipengaruhi langsung atau tidak langsung oleh Aeon dan Path
- Menunjukkan konsekuensi dari satu ide yang diterapkan secara ekstrem
- Menjadi kritik halus terhadap sistem sosial atau nilai tertentu
Star Rail tidak bertanya “dunia seperti apa yang menarik”, tetapi
“apa yang terjadi jika satu prinsip dijadikan fondasi tunggal sebuah peradaban?”
Herta Space Station
Pengetahuan Tanpa Empati
Herta Space Station adalah tempat pertama yang dikunjungi Trailblazer, dan sekaligus pengantar tema besar Star Rail.
Filosofi yang diwakili:
- Pengetahuan adalah tujuan utama
- Etika dan emosi berada di urutan kedua
- Segala hal layak diteliti, termasuk bahaya kosmik
Stasiun ini mencerminkan sisi gelap Path Erudition:
- Pengetahuan dikejar tanpa mempertimbangkan dampak
- Kehidupan menjadi objek eksperimen
- Ancaman seperti Stellaron dipelajari, bukan dihindari
Herta Space Station mengajukan pertanyaan:
Apakah kemajuan intelektual tetap bermakna jika mengorbankan keselamatan dan empati?
Jarilo-VI (Belobog)
Stabilitas vs Kebenaran
Jarilo-VI adalah dunia yang membeku, secara harfiah dan ideologis. Kota Belobog bertahan hidup melalui sistem yang menekan kebenaran demi stabilitas.
Filosofi utamanya:
- Kebohongan dianggap perlu demi kelangsungan hidup
- Ketertiban lebih penting daripada keadilan
- Perubahan dipandang sebagai ancaman
Ini adalah refleksi dari Path Preservation, tetapi dalam bentuk ekstrem:
- Dunia dipertahankan dengan cara membekukan kebenaran
- Pengorbanan generasi demi ilusi keamanan
Jarilo-VI menanyakan:
Apakah hidup dalam kebohongan yang stabil lebih baik daripada menghadapi kebenaran yang menyakitkan?
Xianzhou Luofu
Keabadian dan Harga Kehidupan
Xianzhou adalah dunia yang terobsesi pada umur panjang dan stabilitas biologis, sebagai reaksi terhadap bencana masa lalu.
Filosofi yang mendasari:
- Kehidupan panjang dianggap berkah sekaligus kutukan
- Kematian diperlakukan sebagai kesalahan sistem
- Keabadian menuntut kontrol sosial yang ketat
Dunia ini mencerminkan konsekuensi Path Abundance:
- Pertumbuhan tanpa batas melahirkan penyakit dan stagnasi
- Hidup panjang tidak menjamin kebijaksanaan
- Ketakutan terhadap kematian melahirkan ketakutan terhadap perubahan
Xianzhou mempertanyakan:
Apakah kehidupan masih bernilai jika tidak memiliki akhir yang alami?
Penacony
Kebahagiaan sebagai Ilusi Terorganisir
Penacony tampak sebagai dunia impian: hiburan, mimpi, dan kebahagiaan tanpa akhir. Namun di balik itu, terdapat manipulasi realitas yang sistematis.
Filosofi utama:
- Kebahagiaan bisa direkayasa
- Realitas yang pahit boleh diganti mimpi
- Ketidaknyamanan adalah kegagalan sistem
Penacony adalah kritik terhadap:
- Eskapisme ekstrem
- Kontrol sosial melalui kesenangan
- Kehidupan yang nyaman tapi kehilangan keaslian
Ini selaras dengan distorsi Path Harmony:
- Keselarasan dipaksakan
- Perbedaan dianggap gangguan
- Kebebasan dikorbankan demi rasa aman emosional
Penacony bertanya:
Apakah kebahagiaan masih bermakna jika tidak lahir dari pilihan sadar?
Dunia-dunia Lain: Fragmen Ideologi Kosmik
Selain dunia utama, banyak dunia kecil dan lokasi sampingan di Star Rail berfungsi sebagai:
- Variasi dari tema besar
- Eksperimen singkat atas satu ide
- Refleksi kecil dari konflik Aeon
Beberapa dunia menunjukkan:
- Kekosongan makna (Nihility)
- Kehancuran sebagai pembebasan (Destruction)
- Obsesi terhadap tujuan tunggal (Hunt)
Semua dunia ini memperkuat satu pesan:
tidak ada Path yang aman jika dipegang secara absolut.
Astral Express: Dunia yang Tidak Berpihak
Menariknya, Astral Express sendiri bukan dunia dengan ideologi tetap.
Astral Express mewakili:
- Perjalanan tanpa tujuan final
- Pembelajaran melalui pertemuan
- Penolakan terhadap kebenaran tunggal
Berbeda dengan dunia lain yang “terjebak” dalam satu ide, Astral Express justru:
- Bergerak
- Berubah
- Membiarkan kontradiksi ada
Inilah mengapa Trailblazer, sebagai penumpangnya, tidak terikat pada satu Path secara mutlak.
Pola Besar: Dunia sebagai Peringatan
Jika ditarik benang merah, dunia-dunia di Honkai: Star Rail memiliki pola yang konsisten:
- Setiap dunia runtuh atau bermasalah bukan karena kekurangan nilai
- Melainkan karena kelebihan satu nilai
Pengetahuan, stabilitas, kehidupan, kebahagiaan—semuanya bernilai. Namun saat dijadikan fondasi tunggal, nilai itu berubah menjadi penjara.
Kesimpulan
Dunia-dunia unik di Honkai: Star Rail bukan sekadar latar petualangan, melainkan argumen filosofis hidup. Setiap planet menunjukkan apa yang terjadi ketika sebuah peradaban menyerahkan dirinya pada satu ide secara mutlak—tanpa ruang bagi keraguan, empati, atau perubahan.
Melalui perjalanan Astral Express, Star Rail tidak menawarkan jawaban sederhana. Sebaliknya, game ini mengajak kita mengamati, mempertanyakan, dan menilai sendiri:
apakah stabilitas lebih penting daripada kebenaran, apakah kebahagiaan lebih berharga daripada kebebasan, dan apakah kehidupan tanpa akhir benar-benar layak diinginkan.
Di tengah dunia-dunia yang terperangkap oleh ideologinya sendiri, perjalanan Trailblazer menjadi simbol satu hal sederhana namun langka:
kesediaan untuk terus bergerak, tanpa menganggap satu kebenaran sebagai akhir segalanya.

Leave a Reply